Ide Pokok, Kalimat Utama dan Kalimat Pendukung

Sebelum memulai jauh mari kita ingat tentang “ide pokok.” Ide pokok adalah ide atau gagasan yang dapat menjadi pokok pengembangan paragraf. Ide pokok biasanya terdapat pada kalimat utama. Ide pokok juga memiliki nama lain yaitu gagasan utama atau gagasan pokok.

Sementara  itu kalimat utama adalah kalimat yang mengandung inti bahasan dalam sebuah paragraf. Kalimat utama digunakan untuk membangun atau merangkai seluruh isi paragraf. Kalimat utama juga ditopang oleh kalimat penjelas. Fungsi kalimat penjelas adalah menjelaskan kalimat utama dalam tiap paragraf.

Coba perhatikan contoh singkat untuk membedakan kalimat utama, ide pokok atau gagasan pokok.

Bayu pergi ke Pasar Minggu di hari Sabtu. Bayu membeli buah-buahan dan sayur-sayuran yang telah ia rencanakan. Di sana Bayu bertemu dengan dengan Pak Budi yang merupakan tetangganya. Setelah membeli semua yang ia catat, Bayu langsung bergegas pulang.

Coba kalian lihat dengan seksama. Kalimat utama pada paragraf tersebut adalah “Bayu pergi ke Pasar Minggu di hari Sabtu.” Mengapa demikian, karena kalimat selanjutnya menjelaskan aktivitas Bayu di pasar, dari mulai apa yang ia beli sampai dengan siapa ia bertemu.

Nah, selain itu kalimat utama seringkali berada di awal paragraf. Jadi jika kalian ingin mencari kalimat utama yang paling pertama musti kalian lalukan adalah cermati kalimat pertama pada paragraf pertama, lalu perhatiakan kalimat ke dua, apakah kalimat kedua merupakan penjelasan dari kalimat pertama. Jika iya, maka dapat dipastikan kalimat pertama tersebut adalah kalimat utama pada paragraf.

Karena sangat jarang teks-teks cerita di Indonesia meletakan kalimat utama di tengah atau diawal paragraf, walaupun ada namun sedikit. Jika kalian sudah menemukan kalimat utama pada sebuah paragraf maka kalimat lain adalah kalimat pendukung atau kalimat penjelas.

Lalu bagaimana untuk menentukan atau mencari ide pokok, caranya tak jauh beda dengan menentukan kalimat utama. Kalian hanya perlu meringkat kalimat utama tersebut. Jika kalimat utama paragraf tersebut adalah “Bayu pergi ke Pasar Minggu di hari Sabtu.” Maka ide pokonya adalah “Bayu pergi ke pasar”

Yang perlu di ingat adalah Ide pokok selalu lebih ringkas dari kalimat utama. !!!

MARI KITA PRAKTIKKAN ILMU BARU KITA. PERHATIKAN TEKS BACAAN BERIKUT !!!

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

Bagaimana Jagung Berkembang Biak?

Jagung merupakan salah satu tanaman yang dijadikan bahan makanan pokok di berbagai,  negara, salah satunya di Indonesia. Di Indonesia, penduduk Pulau Madura menjadikan jagung sebagai makanan pokoknya. Jagung merupakan salah satu tanaman penghasil karbohidrat yang sangat diperlukan oleh tubuh.

Seorang petani jagung, memulai pembiakan tanamannya dengan menanam biji jagung. Setelah tiga sampai empat hari bakal tanaman akan muncul di permukaan tanah. Tanaman jagung akan terus tumbuh  menjadi besar. Tiga hingga tiga setengah bulan, buah jagung dapat dipanen oleh petani. Buah jagung yang berbentuk seperti tongkol pada mulanya berupa sekuntum bunga.   Bunga jagung memiliki helai-helai rambut halus pada bagian ujungnya. Pada helai rambut tersebut terdapat tepung sari. Tepung sari akan terbang terbawa angin ketika angin bertiup. Tepung sari yang terbawa angin, sebagian akan jatuh di kepala putik yang terletak di bagian bawah bunga pada pohon jagung yang lain. Ketika itulah terjadi pembuahan.

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD


 Setelah terjadi pembuahan, bunga jagung tersebut terus berkembang hingga menjadi buah jagung. Perkembangan itulah yang dapat diamati dari waktu ke waktu. Buah jagung akan siap dipanen ketika rambut jagung sudah berwarna kecokelatan dan bagian tongkolnya sudah mengering. Apabila buah jagung tersebut dikupas akan memperlihatkan biji jagung yang kekuningan. Bagian yang dimakan oleh manusia adalah biji jagung.  Supaya jagung selalu tersedia sebagai bahan makanan manusia, maka petani jagung harus menanam kembali sebagian biji jagung dari hasil panen. Biji jagung yang tua dapat ditanam kembali. Dari sinilah akan dimulai lagi perkembangbiakan jagung.
TEKS DIKARANG OLEH NUNIK


Silahkan tentukan kalimat utama pada masing-masing paragraph, dan dari kalimat umat silahkan tentukan ide pokok nya. Silahkan kirim ke guru kalian!

Perkembang biakan generatif pada tumbuhan

Selanjutnya kita akan belajar tentang perkembang biakan pada tumbuhan.
Pada tubuhan terdapat dua jenis perkembang biakan yaitu vegetatif dan generatif. Kita akan fokus pada perkembang biakan generatif.
Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD


1.    Perkembangbiakan generatif atau perkembang biakan secara kawin terjadi  dengan melalui proses penyerbukan dan pembuahan.
2.    Perkembangbiakan generatif  tumbuhan dimulai dengan penyerbukan, yaitu melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.
3.    Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ke ruang bakal biji. Kemudian serbuk sari akan masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari.
4.    Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan, yaitu peleburan serbuk sari (sel kelamin jantan atau spermatozoid) dengan kepala putik (sel kelamin betina atau sel telur).
5.    Hasil dari pembuahan adalah zigot.
6.    Zigot berkembang menjadi lembaga, lembaga berkembang menjadi bakal biji, bakal biji berkembang menjadi biji dan bakal buah, kemudian bakal buah berkembang menjadi daging buah.
7.    Lembaga yang berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan baru.
8.    Tumbuhan yang berkembang biak secara generatif antara lain: padi, mangga, durian, dan jambu.

Bunga yang indah itu selain berfungsi menjadi alat perkembang biakan pada beberapa tumbuhan. Bunga dapat juga menjadi hiasan, kesenian dan symbol-simbol negara.
ASEAN, yaitu persatuan negara-negara se-Asia Tenggara. Berikut adalah ke-10 negara ASEAN.

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

ASEAN Menjawab Kebutuhan Hidup Bertetangga

Kamu pasti pernah merasakan nyamannya hidup bertetangga. Hal ini terasa saat semua keluarga saling mendukung, saling membantu, dan  bekerja sama. Kenyamanan dalam bertetangga perlu diwujudkan karena tiap keluarga memiliki kepentingan yang sama.

Hal itu juga yang mendasari terbentuknya ASEAN. ASEAN adalah sebuah organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Negara-negara ini bersatu karena adanya persamaan letak geografis dan kemiripan budaya. Kepentingan yang sama dalam memajukan pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, serta menjaga keamanan kawasan menjadi dasar pertimbangan para tokoh-tokoh dunia pendiri ASEAN.

Pada 8 Agustus tahun 1967 ASEAN berdiri atas dasar Deklarasi Bangkok. Saat itu, tokoh-tokoh dari lima negara yang terlibat dalam diskusi  menjadi pencetus dan pendiri organisasi ini.
Lima negara yang menjadi anggota pertama ASEAN di tahun 1967 adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina. Para utusan dari kelima negara tersebut, yang sekaligus merupakan tokoh-tokoh pendiri ASEAN, adalah Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), Thanat Khoman (Thailand), S. Rajaratnam (Singapura), dan Narciso Ramos (Filipina).

ASEAN harus dapat memberikan manfaat bagi semua anggotanya. Untuk itu, berbagai kerja sama dikembangkan untuk memajukan kesejahteraan semua anggotanya. Kerja sama di bidang ekonomi, sosial, budaya, serta politik dikembangkan demi kemajuan semua anggota. Manfaat yang dirasakan oleh anggota-anggota ASEAN, membuat semakin banyak negara yang kemudian bergabung dengan organisasi ini. Saat ini ada sepuluh negara yang menjadi anggota ASEAN. Berdasarkan urutan waktu bergabungnya, negara anggota ASEAN tersebut adalah:

 1. lima negara pendiri, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, yang bergabung pada tanggal 8 Agustus 1967
2. Brunei Darussalam, bergabung pada tanggal 7 Januari 1984
3. Vietnam, bergabung pada tanggal 28 Juli 1995
4. Laos dan Myanmar, bergabung pada tanggal 23 Juli 1997
5. Kamboja, bergabung pada tanggal 30 April 1999
sumber : buku paket tematik K13


TENTANG ASEAN


Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat ASEAN

Brunei Darussalam

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

Kampung Ayer adalah desa terapung di Brunei Darussalam.  Tahun 1400 Kampung Ayer sempat menjadi pusat pemerintahan. Saat ini banyak penduduknya yang memiliki perahu pribadi dan disimpan di bawah rumah apung mereka.

 Budaya Brunei banyak dipengaruhi oleh ajaran Islam. Mayoritas penduduknya adalah orang Melayu. Kata “Brunei” berasal dari kata “Nah Baru” yang diucapkan oleh Awang Alak Betatar, penemu negara ini. Kata “Darussalam” berarti “Tempat yang Damai” atau “Rumah Keamanan”. Dalam percakapan, menunjuk dengan jari telunjuk dianggap kasar. Secara tradisional, orang Brunei tidak berjabat tangan dengan lawan jenis. Melepaskan sepatu adalah kebiasaan umum orang Brunei sebelum memasuki rumah orang lain.

Malaysia

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD


Patung Dewa Murungga di Malaysia merupakan patung berukuran 42.7 meter. Patung ini terletak di Batu Caves, gua yang merupakan salah satu kuil Hindu di luar India yang paling populer, yang didedikasikan untuk Dewa Murungga.

Malaysia memiliki kota yang bernama George Town, yaitu kota yang terdaftar dalam UNESCO World Heritage.  Kota ini terletak di Pulau Penang.  George Town adalah kota yang memiliki ragam jenis budaya. Banyak gedung peninggalan masa Eropa dan bangunan bernuansa Melayu Tionghoa. Tiga kaum utama di Malaysia adalah Melayu, Cina, dan India.  Musik tradisionalnya banyak dipengaruhi oleh budaya Cina, Islam, India, dan Indonesia.  Makanan khasnya adalah nasi lemak.

Filipina

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

Budaya Filipina merupakan hasil perpaduan antara budaya barat dan timur. Kehidupan budayanya dipengaruhi oleh budaya Melayu, Cina, dan Spanyol. 

Bahasa Filipina adalah bahasa Nasional dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar untuk urusan perdagangan atau pergaulan. Ada delapan dialek utama yang digunakan oleh masyarakat Filipina, yaitu Tagalog, Cebuano, Ilocano, Hiligaynon atau Ilonggo, Bicol, Waray, Pampango, dan Pangasinense.

‘Po’ dan ‘opo’ adalah sebutan orang Filipina terhadap orang yang lebih tua.  Mereka  memanggilnya dengan menggunakan kata-kata seperti “Kuya”, “Ate”, “Manong” atau “Manang” yang menunjukkan rasa penghormatan. Jabat tangan adalah bentuk salam yang paling sering dijumpai di Filipina.
Tarian Tinikling merupakan tarian masyarakat Filipina. Tarian ini menceritakan tentang burung Tinikling yang berjalan melompat menghindari perangkap bambu petani padi. 

Kamboja


Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD
Banyak candi di Kamboja terbuat dari batu. Dewa-dewa dari agama Hindu dan Buddha terukir pada tembok.

Tari Apsara lahir pada 2.000 tahun lalu. Relief tarian banyak ditemukan di bangunanbangunan keagamaan di Kamboja.

 Orang Khmer mengenakan syal kotakkotak yang disebut Krama. Pria dan wanita Khmer mengenakan bandul Buddha pada kalungnya. Tujuannya adalah untuk menjaga dari roh jahat dan membawa keberuntungan. Makanan terkenal Kamboja adalah chha yang berarti tumisan.

Myanmar

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

Myanmar disebut sebagai negara seribu Pagoda. Hal ini disebabkan karena sangat mudah menemukan kuil-kuil suci Buddha. Mayoritas penduduk Myanmar adalah keturunan Tibet. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Birma.

Pakaian tradisional Myanmar yang disebut Longyi mirip sarung Indonesia, namun kain ini membelit bagian tubuh mereka mulai dari perut hingga betis. Longyi yang berbahan kain katun bukan saja dikenakan pria dewasa, namun juga anakanak dan wanita.

Vietnam

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

Permainan ‘Menangkap Jangkrik dengan Mata Tertutup’ adalah permainan tradisional anak Vietnam.  Anak yang berada di tengah lingkaran matanya ditutup kain. Menangkap salah satu teman dan menebak namanya.

Vietnam terkenal dengan baju khasnya yang disebut Ao Dai. Topi caping pun banyak ditemui di sana. Orang Vietnam gemar duduk di dingklik, yaitu kursi yang sangat pendek. Bukan hanya untuk makan, bahkan untuk mengobrol pun mereka senang duduk di atas dingklik. Mayoritas orang Vietnam memiliki nama keluarga Nguyen. Hal ini disebabkan karena Dinasti Nguyen berkuasa mulai 1803-1945 dan merupakan dinasti terakhir di Vietnam.

 Laos

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

Nama Laos berhubungan dengan penemunya, yaitu Ai Lao. Orang Laos terkenal kesabaran dan kesederhanaannya. Hal ini terkait dengan ajaran agama Buddha yang banyak dianut masyarakatnya.
Olahraga tradisional di Laos adalah Kataw, seperti  olahraga bola voli, namun menggunakan kaki untuk menangkap dan memukul bola. Bola terbuat dari anyaman bambu.

 Tahun baru Laos disebut Bun Pi Mai. Semua penduduk membersihkan rumah, mengenakan pakaian baru, dan mencuci patung-patung Buddha. Makanan utama bangsa Laos adalah nasi atau beras ketan yang dimakan dengan tangan langsung. Orang Laos menyebut dirinya ”luk khao niaow”, yang artinya “anak turun nasi ketan”.

Upacara sakral pemberian sedekah, atau dikenal dengan Sai Bat merupakan upacara di Laos. Para biksu membawa bakul kecil mengitari sebagian kecil kota untuk menerima sedekah dari penduduk setempat yang mayoritas beragama Buddha.

Singapura

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

Singapura memiliki lambang negara, yaitu Merlion. Merlion adalah patung berkepala singa dan berbadan ikan. Menurut mitos, Singapura dahulunya adalah kampung ikan.

 Kampung ini bernama Temasek yang berasal dari bahasa Jawa yang artinya lautan. Singapura berasal dari kata Sansekerta yang berarti kota Singa.

Penduduk Singapura berasal dari Cina, Melayu, India, dan Eropa. ‘Kaum Baba’ adalah sebutan bagi keturunan Cina-Melayu. Singapura memiliki empat bahasa resmi, yaitu Melayu, Mandarin, Inggris, dan Tamil. Masyarakat Singapura memiliki budaya jalan kaki.

Sekitar 80 persen masyarakatnya memilih untuk berjalan kaki ke mana-mana.  Hal ini disebabkan harga kendaraan, yaitu mobil dan bahan bakar sangat mahal. Kepiting cabai adalah makanan yang sangat digemari masyarakat Singapura.

Thailand
Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD


Thailand adalah satu-satunya negara di ASEAN yang tidak pernah dijajah bangsa Eropa. Thailand dalam bahasa Thai adalah Prathet Thai, yang artinya “Tanah Kebebasan”. Sejak tahun 1800-an, Thailand berubah nama, antara lain Siam (dari bahasa Sansekerta yang artinya gelap atau cokelat) dan Thailand.

Ramakien adalah cerita nasional Thailand yang memengaruhi kehidupan masyarakatnya. Di Thailand, Kepala adalah bagian tubuh yang paling dihormati.  Tidak ada orang yang akan berani menyentuh kepala, bahkan kepala anak-anak. Sebaliknya, bagian kaki dianggap bagian yang paling hina karena dipakai sebagai alat untuk menapak di tanah. Oleh sebab itu, kaki tidak boleh dihadapkan ke patung suci atau orang lain.

Indonesia dan Thailand memiliki tradisi minum teh. Di beberapa daerah di Indonesia, kebiasaan minum teh dilakukan secara turun temurun. Salah satunya adalah teh yang diseduh di poci. Oleh sebab itu, teh tersebut dinamakan dengan teh poci.

 Di Thailand, teh disajikan dengan susu dan rempah-rempah. Teh tersebut dinamakan Thai Ice Tea dan disajikan dingin.
 

RANGKUMAN MATERI KELAS 6 TEMA 1 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 2 | NILAI-NILAI SILA PANCASILA

RANGKUMAN MATERI TEMA 1 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 2 | NILAI-NILAI PANCASILA

NILAI-NILAI PADA SILA PERTAMA DAN SILA KEDUA PANCASILA

Pancasila berasal dari dua kata bahasa sansekerta Panca artinya lima, dan Sila artinya dasar. Jadi Pancasila adalah lima dasar.

Pancasila juga memiliki fungsi yaitu ;

  •        Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia
  •        Pancasila sebagai kepribadian bangsa
  •        Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum
  •        Pancasila sebagai perjanjian luhur
  •        Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa
  •        Pancasila sebagai satu-satunya asa kehidupan berbangsa dan bernegara
  •        Pancasila sebagai moral pembangunan

Dalam tiap sila pada Pancasila memiliki nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Nilai-nilai Pancasila ini mencerminkan tingkah laku bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Nilai itu dapat terlihat langsung dalam sila-sila Pancasila.

Sila pertama Pancasila - Ketuhanan Yang Maha Esa


RANGKUMAN MATERI TEMA 1 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 2 | NILAI-NILAI PANCASILA


Sila pertama berlambangkan bintang emas berlatar belakang hitam. Hal ini menggambarkan bahwa bangsa Indonesia mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa. Warna bintang emas juga bermakna Tuhan Yang Maha Esa menjadi sumber cahaya yang menerangi Negara Indonesia.

Nilai-nilai yang terkandung pada Sila Pertama ini adalah

  •          Percaya ada keberadaan Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan perintahnya dan menjauhi segala yang dilarang -Nya
  •          Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  •          Kerukuan antara Umat beragama
  •          Saling menghormati antara pemeluk agama lain
  •          Memiliki toleransi antara Umat Beragama
  •          Tidak memaksakan kehendak dan keinginan kepada Umat beragama
  •          Tidak mencemooh, mengejek atau merendahkan kepercayaan orang lain.

Sebagai warga negara yang baik kita harus melaksanakan apa yang terkandung pada nilai-nilai yang terkadung pada sila pertama Pancasila.

Sila kedua Pancasila – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab


RANGKUMAN MATERI TEMA 1 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 2 | NILAI-NILAI PANCASILA



Sila ini berlambangkan rantai emas. Sila ini juga merupakan asas kemanusiaan pada Pancasila. Jika kalian perhatikan dengan seksama maka kalian akan melihat mata rantai yang berbeda yaitu ada yang persegi ada yang lingkaran. Yang menyimbolkan laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama sebagai warga negara. Hal ini juga melambangkan keberagaman yang ada di Indonesia.

Rantai itu digambarkan tak pernah putus antara satu dengan yang lainnya. Hal itu melambangkan hubungan yang erat antara setiap masyarakat Indonesia. Walaupun saling berbeda mereka tetap Bersatu dan saling tolong-menolong.

Nilai-nilai yang terkadung pada sila kedua ini adalah

  •          Semua masyarakat Indonesia memiliki hak yang sama di mata hukum, agama, masyarakat dan lainnya.
  •          Tidak ada perbedaan ras, suku, dan lainnya antara semua masyarakat Indonesia
  •          Mengutamakan sikap tenggang rasa dan tolong menolong
  •          Nilai kemanusiaan harus dijunjung tinggi
  •          Saling menghargai pendapat antara satu dengan yang lainnya.

Sila kedua ini sangat penting untuk menjadi landasan dalam kehidupan kita sehari. Karena Indonesia memiliki keragaman suku bangsa Indonesia cukup tinggi. Maka kita harus saling menghormati, semua rakyat Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama di mata hukum.

Perkembangbiakan Vegetatif pada tumbuhan Materi Kelas 6 SD T1 ST1 PB3


Perkembangbikan Vegetatif Kelas 6 SD| Materi T1ST1PB3

Perkembanganbiakan vegetatif pada tumbuhan adalah perkembangbiakan yang dilakukan tanpa melalui proses perkawinan (penyerbukan). Makhluk hidup baru atau tumbuhan muncul langsung dari tumbuhan induk.

Tumbuhan induk ini adalah tumbuhan asal dari tumbuhan baru tersebut. Artinya tumbuhan tersebut tidak memerlukan tumbuhan lainnya untuk berkembangbiak. Tumbuhan tersebut melakukan proses perkembangbiakan dengan mandiri.

Beberapa cara perkembangbiakan vegetatif antara lain dengan melalui tunas, stolon atau geragih, umbi, dan spora. Tentu beberapa dari kalian sudah familiar dengan kata tunas dan umbi. Namun apa saja contoh dari tumbuhan-tumbuhan yang berkembang biak dengan cara vegetatif tersebut.

Nah, beberapa contoh tumbuhan melakukan proses perkembangbiakan dengan cara vegetatif antara lain :

Tunas



Perkembangbikan Vegetatif Kelas 6 SD| Materi T1ST1PB3
Tunas adalah bagian tumbuhan baru yang muncul dari bagian tumbuh induk (tumbuhan asal). Beberapa contoh tumbuhan yang menggunakan tunas diantaranya. Pisang, kelapa, nanas, bambu dan masih banyak yang lainnya.


Stolon atau geragih



Perkembangbikan Vegetatif Kelas 6 SD| Materi T1ST1PB3
Stolon atau geragih adalah batang yang tumbuh menyamping dan pada bantang tumbuh mata tunas baru yang berfungsi untuk tempat hidup makhluk baru sejenisnya. Beberapa contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan proses stolon atau geragih antara lain rumput teki, stroberi.

Umbi

Perkembangbikan Vegetatif Kelas 6 SD| Materi T1ST1PB3

Perkembangbiakan dengan cara umbi terdiri dari dua jenis yaitu, umbil lapis dan umbi batang, meskipun pembagian jenis umbi terdiri dari tiga jenis yaitu umbi akar, umbi batang dan umbi lapis. Namun dalam katagori perkembangbiakan hanya dua yang dapat meregenerasi menjadi tumbuhan baru yaitu umbi batang dan umbi lapis.

-          Umbi batang

Perkembangbikan Vegetatif Kelas 6 SD| Materi T1ST1PB3

Umbi batang adalah batang yang tumbuh di dalam tanah dan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan dan berbentuk umbi. Jika sebuah umbi batang ditanam , maka dari umbi tersebut muncul tunas untuk membentuk tumbuhan baru.

Beberapa tumbuhan yang berkembang biak dengan menggunakan umbil batang adalah, singkong, kentang, ketela

-          Umbi lapis

Perkembangbikan Vegetatif Kelas 6 SD| Materi T1ST1PB3

Umbi lapis adalah daun yang berlapis-lapis tebal sehingga membentuk seperti batang. Umi lapis memiliki fungsi yang sama seperti umbi lainnya yaitu menyimpan cadangan makanan. Pada bagian dasar tumbuh berakar serabut.

Diantara umbi lapis tersebut terdapat bakal tunas. Jika umbi lapis tersebut ditanam maka bakal tunas akan menjadi tunas. Dan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Contoh tumbuhan umbi lapis adalah jenis bawang-bawangan.

Spora

Perkembangbikan Vegetatif Kelas 6 SD| Materi T1ST1PB3

Spora adalah sel yang mempunyai fungsi sebagai alat perkembangbiakan pada tumbuhan paku, lumut dan jamur.

Dengan dibatalkannya ujian nasional, tentu saja mengakibatkan tidak adanya nilai ujian sekolah bagi peserta didik. Padahal, sekolah tentu membutuhkan nilai untuk mengukur sejauh mana kompetensi yang dimiliki oleh para siswanya. Nilai tersebut tentu saja sebagai dokumen yang harus ada di dalam penulisan buku induk serta penulisan pada blanko ijazah yang akan dibagikan pada peserta didik nantinya.

A. PETUNJUK KELULUSAN
  1. Kelulusan SD berdasarkan nilai lima Semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 Semester I), nilai kelas 6 Semester Kedua dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.
  2. Kriteria kelulusan Ujian Sekolah ditentukan oleh sekolah melalui rapat dewan guru yang memuat batas nilai minimal setiap mata pelajaran dan rata-rata nilai seluruh mata pelajaran yang diujikan.
  3. Kriteria Kelulusan Satuan Pendidikan mengacu Permendikbud Nomor 57 tahun 2015; yang dijabarkan sebagai berikut:
    a. Menyelesaikan seluruh mata pelajaran sesuai kurikulum yang berlaku di satuan pendidikan, dibuktikan dengan nilai rapor.
    b. Memiliki nilai sikap kepribadian (kompetensi Spiritual, dan Sosial) minimal BAIK
    c. Lulus Ujian Sekolah.
  4. Penentuan Kelulusan Satuan Pendidikan dilaksanakan dalam Rapat Pleno Dewan pendidik dengan mengacu pada Kriteria Kelulusan yang telah ditetapkan.
  5. Hasil Rapat Pleno Kelulusan Satuan Pendidikan dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan.
  6. Pengumuman kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan dilaksanakan tanggal 5 Juni 2020 secara DARING (situasional).

B. NILAI UJIAN SEKOLAH DASAR

1 . Ujian Sekolah terdiri dari portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya sebagai berikut:

2. PENGOLAHAN NILAI IJAZAH SD

Nilai yang harus dipersiapkan untuk pengisian Blanko Ijazah *) adalah NILAI RATA-RATA RAPOR dan NILAI UJIAN SEKOLAH:

Keterangan: *Contoh Blanko Ijazah tahun 2018/2019, **) Untuk Kurikulum 2006

a. NILAI RATA-RATA RAPOR diperoleh dari : Rerata Nilai Rapor dari Semester 1 (Ganjil) kelas IV sampai dengan Semester 1 (Ganjil) Kelas VI

b. NILAI UJIAN SEKOLAH diperoleh dan dioleh sebagai berikut:

NILAI US = \frac{(A) + (B)}{2}

(A) = Nilai Rata-Rata Rapor dari Semester 1 (Ganjil) kelas IV sampai dengan Semester 1 (Ganjil) Kelas IV

(B) = Nilai Tryout Ketiga/Latihan Ujian Ketiga

c. Jadwal Pengolahan Nilai ditentukan oleh masing-masing Satuan Pendidikan

Contoh Blangko Ijazah


Catatan : Blangko ijazah secara resmi masih menanti informasi dari Balitbang Pendidikan dan Kebudayaan 

Kesimpulan Tentang Pengolahan Nilai Ijazah

Dari informasi yang telah saya sampaikan di atas, kita dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Ujian Sekolah atau Ujian Sekolah Berstandar Nasional ditiadakan untuk tahun pelajaran 2019/2020 mengingat situasi di negara Indonesia yang sedang menghadapi pandemi Covid-19
  2. Nilai Tryout ketiga serta Nilai Rata-Rata Rapor 5 semester dijadikan sebagai dasar dalam perhitungan Nilai Ujian Sekolah