Sunday, 11 February 2018

PTK dan LANGKAH – LANGKAH MELAKSANAKAN PTK

PENGERTIAN PTK (PENELITIAN TINDAKAN KELAS) DAN
LANGKAH – LANGKAH MELAKSANAKAN PTK
a.      Pengertian PTK (Penelitian Tindakan Kelas)
Penelitian tindakan kelas merupakan terjemahan dari classroom action research (CAR), yaitu satu action research yang dilakukan di kelas. Classroom action research diawali dari istilah action research. 
Untuk mempermudah memahami pengertian PTK maka berikut akan diuraikan pengertian tiga unsur atau konsep yang terdapat dalam penelitian tindakan kelas yakni :
1.      Penelitian adalah aktivitas mencermati suatu objek tertentu melalui metodologi ilmiah dengan mengumpulkan data-data dan dianalisis untuk menyelesaikan suatu masalah.
2.      Tindakan adalah suatu aktivitas yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu yang berbentuk siklus kegiatan dengan tujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu atau kualitass proses belajar mengajar.
3.      Kelas adalah sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari seorang guru.

DOWNLOAD PEMBUATAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK )


CARA MEMBUAT PTK

       Profesi guru adalah kunci dalam kualitas pendidikan di Indonesia. Guru adalah tokoh sentral dalam ekosistem pendidikan, sehingga guru menjadi fokus utama pembenahan manajemen pendidikan nasional. Guru adalah kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat, terutama melalui perannya dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, guru harus memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikannasiona dan guru harus meningkatkan kompetensinya agar menghasilkan manusia Indonesia yang berkualitas.
      Salah satu upaya dari sekian banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru adalah dengan memotivasi guru agar dapat menghasilkan sebuah karya. Karya tersebut dapat berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK yang dilakukan oleh guru sangat penting dan bermanfaat tidak hanya kepada guru yang bersangkutan, tetapi juga bermanfaat bagi sekolah, orang tua, masyarakat, dunia industri dan dunia usaha, organisasi profesi, dinas pendidikan, dan kementerian pendidikan.  Kebermanfaatan PTK tersebut sangat penting adalam kontek ekosistem pendidikan
dimana PTK dapat menjadi sumber informasi dan inspirasi dalam basis kebijakan yang dapat menjadi bukti evidence.   
 

silahkan download disini :
https://drive.google.com/open?id=1v1BjmcA2AFO7MLQxQvTk2e3damAhWzq5

Monday, 5 February 2018

Perbedaan Metode Membaca Permulaan

Materi Membaca Permulaan
Membaca adalah suatu proses interaksi memahami lambang bahasa melalui berbagai strategi untuk memahami makna dariyang tertulis, melibatkan aktivitas visual,berfikir,psikolinguistik ( linguistik artinya bahasa jadi psikolingistika adalahilmu yang mempelajari faktor-faktor psikologis dan neurobiologis yang memungkinkan manusia mendapatkan, menggunakan, dan memahami bahasa),dan metakognitif (Metakognitif adalah kemampuan untuk mengontrol ranah atau aspek kognitif. Meta kognitif mengendalikan enam tingkatan aspek kognitif yang didefinisikan oleh Benjamin Bloom dalam taksonomi Bloom yang terdiri dari tahap ingatan, pemahaman, terapan, analisis dan sintetis dan evaluasi)


Metode dalam membaca permulaan :

1. Metode Bunyi

    Ciri Khusus metode bunyi adalah

    1. Disuarakan,berbicara,dan mendengarkan.

    2. Memulai dengan pengenalan huruf vokal (A,I,U,E,O)

    3. Mengenal Suku Kata dengan merangkai beberapa huruf yang sudah di kenalnya

    Contoh :

       i - n - i                                                         b - u   k - u
       i - (en) n – i   ni       ini              ===>         (beh) b – u  bu (keh)k–u  ku        buku
       ini                                                                buku
                                                ini buku


2. Metode Eja Abjad

    1. Pengenalan huruf dari a sampai z

    2. Selanjutnya mengenal suku kata menjadi kata dan kata menjadi kalimat

    Contoh :

      i – n – i                                                         n – i   n – a
      i – ni                                                             ni – na
            ini                                                            nina
                                               ini nina


3. Metode Kupas rangkai Suku Kata

    1. Pengenalan suku kata, dari suku kata menjadi kata selanjutnya kata menjadi kalimat sederhana

    2. Pengintegrasian kegiatan perangkaian dan mengupas suku kata

    Contoh :

    i – ni                                    bu – ku                                       bu – di
       ini                                       buku                                         budi
                                             ini buku budi
       ini                                       buku                                          budi
   i – ni                                     bu – ku                                       bu – di

  Ciri khususnya adalah ada pengupasan suku kata setelah menjadi kalimat



4. Metode Kata Lembaga

     1. menyajikan sebuah kata yang tidak asing ==> menganalisis/ menguraikan menjadi suku kata ==> suku kata menjadi huruf

     2. Selanjutnya dari huruf disintesis menjadi suku kata ==> suku kata menjadi kata ==> kata di rangkai menjadi kalimat sederhana

     jadi intinya pola metode kata lembaga kebalikan dari metode kupas rangkai suku kata

kalau metode kata lembaga mulai dari kata=>suku kata=>huruf=>suku kata=>kata=>kalimat sederhana

     Contoh :

     Ini                                                   mina
     i – ni                                               mi  –   na

     i – n – i                                              m – i   n – a

     i – ni                                               mi  –   na    

      ini                                                      mina
                              ini mina


5. Metode Global  

    1. Di sajikan kalimat yang utuh=> diuraikan menjadi kata =>Suku kata =>menjadi huruf

    2. tidak disertai dengan proses sintesis artinya tidak dirangkai kembali               


            ini boneka lani                                 =======> kalimat
            ini     boneka    lani                          =======> kata
            i-ni    bo-ne-ka   la-ni                       =======> suku kata
            i-n-i   b-o-n-e-ka   l-a-n-i                 =======> huruf


6. Metode SAS ( tructural, Analytic, Syntatic )

 

Menuryut (Supriyadi, 1996: 334-335) pengertian metode SAS adalah suatu pendekatan cerita di sertai dengan gambar yang didalamnya terkandung unsur analitik sintetik. Metode SAS menurut (Djuzak,1996:8) adalah suatu pembelajaran menulis permulaan yang didasarkan atas pendekatan cerita yakni cara memulai mengajar menulis dengan menampil cerita yang diambil dari dialog siswa dan guru atau siswa dengan siswa. Teknik pelaksanaan pembelajaran metode SAS yakni keterampilan menulis kartu huruf, kartu suku kata, kartu kata dan kartu kalimat, sementara sebagian siswa mencari huruf, suku kata dan kata, guru dan sebagian siswa menempel kata-kata yang tersusun sehingga menjadi kalimat yang berarti (Subana). Proses operasional metode SAS mempunyai langkah-lagkah dengan urutan sebagai berikut:
a. Struktur yaitu menampilkan keseluruhan.
b. Analitik yatu melakukan proses penguraian.
c. Sintetik yaitu melakukan penggalan pada struktur semula

Dalam pembelajaran menulis, metode metode yang dipandang paling cocok dengan jiwa anak adalah metode SAS. Menurut Supriyadi dkk. (l992) alasan mengapa metode SAS dipandang paling baik antara lain :
1.    Metode ini menganut prisip ilmu bahasa umum, bahwa bentuk bahasa terkecil adalah kalimat
2.    Memperhitungkan perkembangan pengalaman bahasa anak
3.    Metode ini menganut prinsip menemukan sendiri.

Dalam penerapan metode SAS, guru melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
(a)    Guru menuliskan sebuah kalimat sederhana, membacanya, siswa menyalinnya.
(b)    Kalimat itu diuraikan ke dalam bentuk kata-kata. Setelah dibaca siswa menyalin kata-kata itu seperti yang dilakukan guru.
(c)    Kata-kata dalam kalimat itu diuraikan lagi atas suku-sukunya. Setelah dibaca, siswa menyalin suku kata-suku kata itu seperti yang dilakukan guru.
(d)    Suku kata itu pun diuraikan lagi atas huruf-hurufnya. Siswa menyalin seperti yang dilakukan guru.

Setelah guru memberikan penjelasan lebih lanjut, huruf-huruf itu dirangkaikan kembali menjadi suku kata, kata, dan kalimat untuk kemudian siswa menyalinnya seperti yang dilakukan guru.

Tuesday, 19 December 2017

BERKAS PENGAJUAN KENAIKAN PANGKAT TAHUN 2017

Selamat Datang para pengunjung Blog samagustiadi.blogspot.com
Kali ini saya akan membagikan:
BERKAS PENGAJUAN KENAIKAN PANGKAT TAHUN 2017. Setiap CPNS dan PNS pasti sangat ingin untuk dinaikkan pangkat dan golongannya karena semakin meningkat pangkat golongan maka semakin besar pula gaji serta tunjangan yang akan didapatkannya disetiap bulannya. Bukan hanya itu saja kenaikan pangkat juga dibutuhkan dikala sudah beranjak ke masa Pensiunan. 
Semakin tinggi pangkat atau golongannya maka semain besar pula dia akan mendapatkan gaji setiap bulannya pada masa pensiun.  Untuk pengajuan kenaikan pangkat, memang tidak lah mudah karerna ada banyak berkas yang perlu dipersiapkan, diantaranya yaitu sebagai berikut :
A. Daftar Usulan Penetapatn Angka Kredit meliputi :
1. Lampiran I Daftar usul/Dupak (DOWNLOAD)
2. Lampiran II Surat pernyataan melaksanakan tugas pembelajaran/bimbingan tertentu (DOWNLOAD)
3. Lampiran III Surat pernyataan melakukan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan
    (DOWNLOAD)
4. Lampiran IV Surat pernyataan melakukan kegiaatan penunjang tugas guru
    (DOWNLOA)
 B. Dokumen Kepegawaian meliputi :
1. FC sah KARPEG
2. FC sah NIP baru
3. FC sah SK CPNS
4. FC sah SK Pangkat Terakhir
5. FC sah PAK Terakhir
6. FC sah PAK Inpasing
7. FC Ijazah pengangkatan pertama dan baru serta transkipnya (dilegalisir)
8. FC sah Ijin Belajar dan Penggunaan gelar (dilegalisir BKD)
9. FC NUPTK
10. FC Sertifikasi Pendidikan
11. FC sak SKP 2 Tahun Terakhir (dilegalisir Ka. UPTD) (DOWNLOAD)
12. FC sah SK Mutasi (bagi yang pindah tugas)
13. FC sah SK pangkat terakhir Kepsek/atasan langsung (dilegalisir Ka. UPTD)
14. FC KP Jabatan (bagi perubahan Gol. II,III/b, dan III/d)
C. Bukti fisik melakukan tugas pembelajaran / bimbingan tugas tertentu meliputi :
1. FC SK Pembagian tugas guru dalam Pembelajaran Tahun Pelajaran ....../..... (DOWNLOAD)
2. Laporan dan Evaluasi Penilaian Kinerja Guru Tahun ....../...... (DOWNLOAD)
D. Bukti Fisik melakukan kegiatan Pengembangan keprofesian berkelanjutan meliputi :
1. Laporan Pengembangan Diri (DOWNLOAD)
2. Laporan Melaksanakan Publikasi Ilmiah (bagi yang melaksanakannya) (DOWNLOAD)
3. Laporan Melaksanakan Karya Inovasi (bagi yang melaksanakannya) (DOWNLOAD)
E. Bukti Fisik Melakukan Kegiatan Penunjang Tugas Guru meliputi :
1. Surat Tugas /SK
2. Sertifikasi atau Ijazah
 
Sumber : http://www.sangpencariilmu.com/2017/03/berkas-pengajuan-kenaikan-pangkat-tahun.html

Tuesday, 28 November 2017

4 TEHNIK PENILAIAN KETERAMPILAN

Selamat Datang para pengunjung Blog samagustiadi.blogspot.com

Penilaian keterampilan adalah penilaian yang dilakukan untuk menilai ke­mampuan peserta didik menerapkan pengetahuan dalam melakukan tugas tertentu di berbagai macam konteks sesuai dengan indikator pencapaian kom­ petensi. Penilaian keterampilan dapat dilakukan dengan berbagai teknik, an­tara lain penilaian praktek, penilaian produk, penilaian proyek, dan penilaian portofolio. Teknik penilaian keterampilan yang digunakan dipilih sesuai de­ngan karakteristik KD pada KI-4.

Berikut ini adalah uraian singkat mengenai teknik-teknik penilaian keterampilan tersebut

a. Penilaian Praktek


Penilaian praktek adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan melakukan suatu aktivitas sesuai dengan tuntutan kompetensi. Dengan demi­kian, aspek yang dinilai dalam penilaian praktek adalah kualitas proses menger­jakan/melakukan suatu tugas.

Penilaian praktek bertujuan untuk menilai kemampuan peserta didik mende­monstrasikan keterampilannya dalam melakukan suatu kegiatan. Penilaian praktek lebih otentik dari pada penilaian paper and pencil karena bentuk-ben­tuk tugasnya lebih mencerminkan kemampuan yang diperlukan dalam praktek kehidupan sehari-hari.

Contoh penilaian praktek adalah membaca karya sastra, membacakan pidato (reading aloud dalam mata pelajaran bahasa Inggris), menggunakan peralatan laboratorium sesuai keperluan, memainkan alat musik, bermain bola, bermain tenis, berenang, menyanyi, menari, dan sebagainya.

b. Penilaian Produk


Penilaian produk adalah penilaian terhadap keterampilan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki ke dalam wujud produk dalam waktu tertentu sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan baik dari segi pro­ses maupun hasil akhir. Penilaian produk dilakukan terhadap kualitas suatu produk yang dihasilkan.

Penilaian produk bertujuan untuk
  • menilai keterampilan peserta didik da­lam membuat produk tertentu sehubungan dengan pencapaian tujuan pem­belajaran di kelas;
  • menilai penguasaan keterampilan sebagai syarat untuk mempelajari keterampilan berikutnya; dan menilai kemampuan peserta didik dalam bereksplorasi dan mengembangkan gagasan dalam mendesain dan menunjukkan inovasi dan kreasi.

Contoh penilaian produk adalah membuat kerajinan, membuat karya sastra, membuat laporan percobaan, menciptakan tarian, membuat lukisan, meng­aransemen musik, membuat naskah drama, dan sebagainya.

c. Penilaian Proyek


Penilaian proyek adalah suatu kegiatan untuk mengetahui kemampuan pe­serta didik dalam mempraktekkan pengetahuannya melalui penyelesaian su­atu proyek­ dalam periode / waktu tertentu. Penilaian proyek dapat dilakukan untuk menilai satu atau beberapa KD dalam satu atau beberapa mata pelajaran. Instrumen tersebut berupa rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pe­ngumpulan data, pengorganisasian data, pengolahan dan penyajian data, serta pelaporan.

Penilaian proyek bertujuan untuk mengembangkan dan memonitor keteram­pilan peserta didik dalam merencanakan, menyelidiki dan menganalisis pro­jek. Dalam konteks ini peserta didik dapat menunjukkan pengalaman dan pe­ngetahuan mereka tentang suatu topik, memformulasikan pertanyaan dan menyelidiki topik tersebut melalui bacaan, wisata dan wawancara. Kegiatan mereka kemudian dapat digunakan untuk menilai kemampuannya dalam be­kerja sendiri atau kelompok. Produk suatu proyek dapat digunakan untuk menilai kemampuan peserta didik dalam mengomunikasikan temuan-temuan mereka dengan bentuk yang tepat, misalnya presentasi hasil melalui visua dis­play atau laporan tertulis.

Contoh penilaian proyek adalah melakukan investigasi terhadap jenis keane­karagaman hayati Indonesia, membuat makanan dan minuman dari buah segar, membuat gerak tari berdasarkan level dan pola latih sesuai iringan, mencipta rangkaian gerak senam berirama, dan sebagainya.

d. Penilaian Portofolio


Penilaian portofolio merupakan teknik lain untuk melakukan penilaian terha­ dap aspek keterampilan. Tujuan utama dilakukannya portofolio adalah untuk menentukan hasil karya dan proses bagaimana hasil karya tersebut diperoleh sebagai salah satu bukti yang dapat menunjukkan pencapaian belajar peserta didik, yaitu mencapai kompetensi dasar dan indikator yang telah ditetapkan. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil pekerjaan peserta didik.

Wednesday, 22 November 2017

DOWNLOAD PERANGKAT AKREDITASI 2017 LENGKAP

Selamat Datang para pengunjung Blog samagustiadi.blogspot.com
Buat pengunjung yang berprofesi sebagai PTK di tingkat satuan pendidikan dasar yang kebetulan akan akreditasi, alangkah baiknya untuk mengecek persiapan bahan yang akan di nilai.
Berikut adalah perangkat akreditasi untuk tingkat SD/MI.
Untuk mendownload silahkan cari di  bawah artikel ini
download disini
  BUKTI FISIK 8 STANDAR NASIONAL AKREDITASI SEKOLAH
1. ADMINISTRASI STANDAR ISI :
  1. Dokumen KTSP (Buku 1, 2, 3)
  2. Dokumen Penyusunan Kurikulum (termasuk kurikulum mulok)
  3. SK Tim Pengembang Kurikulum
  4. Dokumen Penetapan KKM
  5. Kumpulan acuan/referensi/peraturan
  6. Program dan laporan pengembangan diri (BK, Ekstrakurikuler)
  7. Kalender Pendidikan
  8. Pemetaan SK – KD – Indikator
  9. Program  PT dan KMTT semua mapel
  10. dll.
2. ADMINISTRASI STANDAR PROSES :
  1. Administrasi Guru (silabus, program tahunan, program semester, rincian minggu/hari efektif, RPP, jadwal mengajar, dokumen penilaian,  lembar penilaian sikap, program & pelaksanaan remedial dan pengayaan, analisis penilaian, daya serap, agenda guru, dll.)
  2. Daftar buku teks, panduan guru, referensi
  3. Program dan pelaksanaan supervisi, serta tindak lanjut
  4. Buku kemajuan kelas
  5. Dll.
3. ADMINISTRASI STANDAR KOMPETENSI LULUSAN :
1.       Dokumen hasil tugas-tugas terstruktur
2.       Dokumen / kumpulan karya siswa:
§  Kliping
§  laporan kegiatan
§  laporan diskusi
§  foto – foto kegiatan, dll.
3.       Dokumen Prestasi
4. ADMINISTRASI STANDAR PTK :
1.       File PTK
2.       Buku induk pegawai
3.       Kumpulan SK pembagian tugas dan uraian tugas
4.       Presensi PTK dan rekapitulasinya
5.       Notulen rapat-rapat
6.       Program dan laporan pelaksanaan  pengelolaan perpustakaan
7.       Program dan laporan pelaksanaan pengelolaan laboratorium
8.       Dokumen Keikutsertaan PTK dalam forum ilmiah
9.       Dokumen kewirausahaan
10.   Buku Pembinaan dan penanganan kasus
11.   Dokumen Program, pelaksanaan, dan hasil PKB
12.   Daftar Nominatif pegawai
13.   DUPAK
14.   SKP / PKP/DP-3
15.   Laporan hasil PKG
16.   DUK
17.   Buku cuti PNS
18.   Dokumen penerimaan gaji
19.   Daftar tunggu pensiun
20.   Data Statistik Kepegawaian
21.   Dll
5. ADMINISTRASI STANDAR SARANA DAN PRASARANA :
1.       Dokumen analisis luas lahan dan bangunan
2.       Dokumen analisis kebutuhan sarana prasarana
3.       Dokumen master plan/peta sekolah, foto–foto sarana prasarana
4.       Dokumen kepemilikan lahan
5.       Dokumen IMB/peruntukan bangunan
6.       Dokumen kepemilikan daya listrik
7.       Dokumen program dan pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana
8.       Buku teks / BSE/Buku guru/Buku siswa
9.       Dokumen administrasi inventaris laboratorium
10.   Dokumen administrasi  inventaris perpustakaan
11.   Buku inventaris sekolah
12.   Daftar inventaris tiap ruang (KIR)
13.   Administrasi perlengkapan/barang :
-          Buku penerimaan barang
-          Buku pengeluaran barang
-          Buku pemeriksaan perlengkapan/barang
-          Kartu pemeliharaan barang
-          Dokumen penghapusan barang
-          Dokumen usulan pengadaan barang
6. ADMINISTRASI STANDAR PENGELOLAAN
1.       Dokumen penetapan visi, misi  sekolah
2.       Dokumen RKJM/RKS, RKT/RKAS, RAPBS
3.       Dokumen KTSP, Kalender Pendidikan, Struktur Organisasi, program pengembangan SDM, peraturan akademik.
4.       Dokumen evaluasi pelaksanaan program dan tindak lanjut
5.       Dokumen administrasi kesiswaan :
a.       dokumen PPDB/MOPD
b.       dokumen Pelaksanaan pengembangan diri/konseling
c.       daftar dan rekapitulasi prestasi siswa
d.       buku induk siswa
e.       Data base sekolah
f.        Buku klaper
g.       Data  keadaan siswa
h.       Dokumen rekapitulasi presensi siswa
i.         Buku mutasi siswa
j.         Data statistik kesiswaan
k.       Daftar Nominatif Peserta UN
6.       Dokumen pendayagunaan PTK (Pembagian tugas, dokumen sistem penghargaan, pengembangan profesi, mutasi dan promosi)
7.       Dokumen sarana prasarana (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, inventarisasi)
8.       Dokumen hasil supervisi dan tindak lanjut
9.       Dokumen evaluasi kinerja guru dan karyawan
10.   Dokumen akreditasi sekolah
11.   Dokumen pemilihan wakil kepala sekolah
12.   Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SIM)
13.   Dokumentasi administrasi persuratan/ perkantoran
-          Buku agenda
-          Buku ekspedisi
-          Kartu kendali dan lembar disposisi
-          Arsip surat masuk dan surat keluar
-          Kumpulan peraturan        
7. ADMINISTRASI STANDAR PEMBIAYAAN
1.       Dokumen investasi sarana prasarana
2.       Dokumen Program dan realisasi (pengembangan PTK, gaji, kesiswaan, ATK, penggandaan, biaya daya dan jasa, biaya operasional tidak langsung, dll.) 
3.       Dokumen pedoman pengelolaan sekolah
4.       Dokumen penerimaan beasiswa
5.       Dokumen pembukuan keuangan:
-          BKU
-          Buku kas pembantu
-          Buku pembantu pajak
-          Buku laporan keuangan (APBN, APBD, dll.)
-          Dokumen pemeriksaan atasan langsung
8. ADMINISTRASI STANDAR  PENILAIAN
1.       Dokumen rancangan dan kriteria penilaian
2.       Dokumen pengembangan instrumen penilaian
3.       Dokumen penilaian sesuai IPK
4.       Dokumen analisis hasil evaluasi/KKM dan daya serap
5.       Dokumen hasil remedial dan pengayaan
6.       Buku legger nilai
7.       Buku Raport/laporan Pencapaian Kompetensi Peserta Didik
8.       Dokumen penilaian sikap dan kepribadian
9.       Dokumen pelaporan ulangan, UTS, kenaikan kelas, UAS, UN
10.   Dokumen fotokopi SKHUN, ijazah, dan penyerahannya
ADMINISTRASI BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH
1.       SOP
2.       Tata Tertib Pendidik, Tenaga Kependidik,  Peserta Didik
3.       Tata Tertib penggunaan sarana prasarana/fasilitas  sekolah
4.       Petunjuk, peringatan dan larangan , sangsi berperilaku di sekolah
5.       Kode etik sekolah
6.       Buku tamu
7.       Program dan pelaksanaan 7K
ADMINISTRASI PERAN SERTA MASYARAKAT DAN KEMITRAAN SEKOLAH
1.       Dokumen  keterlibatan warga dan masyarakat dalam pengelolaan sekolah:
§  notulen rapat,
§  daftar hadir,
§  foto-foto kegiatan, dll.

2.       Dokumen kemitraan dengan lembaga yang relevan (MoU)